Masyarakat Sipil Kawal Pembentukan Aturan Turunan UU TPKS, Puan Maharani Diapresiasi KPI

- Jumat, 13 Mei 2022 | 18:08 WIB
Puam Maharani diapresisasi oleh KPI soal pembentukan UU TPKS (Dok/Istimewa)
Puam Maharani diapresisasi oleh KPI soal pembentukan UU TPKS (Dok/Istimewa)

JEJAK SULSEL - Ketua DPR-RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menerbitkan peraturan-peraturan turunan dari Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).

Pemerintah juga bisa mengundang sejumlah kelompok masyarakat sipil dalam pembahasan Peraturan Pemerintah (PP) maupun Peraturan Presiden (Perpres).

Pada 9 Mei lalu, Presiden Jokowi telah menandatangani UU Nomor 12 Tahun 2022 Tentang TPKS, melalui Lembaran Negara Tahun 2022 Nomor 120.

“Lewat UU TPKS dan aturan turunannya, Negara dapat menjamin rasa aman rakyat dan perlindungan dari ancaman kekerasan seksual. Payung hukum ini juga akan memberi keadilan bagi seluruh korban,” sebut Puan Maharani.

Baca Juga: Info Loker Rans Entertainment Kembali Dibuka, Berikut Syarat Menjadi Karyawan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

Sementara, Sekretaris Jenderal Koalisi Perempuan Indonesia, Dian Kartika Sari mengatakan, koalisi masyarakat sipil siap untuk dimintakan bantuannya untuk menyusun pembentukan turunan UU TPKS.

“Saya sih salut, terutama mbak puan memberi tanda bahwa dia serius untuk mendorong supaya peraturan organisnya atau pelaksananya harus segera disusun” kata Dian Kartika Sari, Jumat 13 Mei 2022.

“Jaringan masyarakat sipil siap untuk kembali berkumpul untuk mengawal beberapa PP. Saya percaya beberapa jaringan mungkin energinya nggak cukup kalau semua, tetapi ada beberapa kelompok jaringan yang dia bisa berbagi tugas,” ujar Dian.

Peraturan Pemerintah turunan dari UU TPKS kata dia, mungkin akan dikerjakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KemenPPA) dan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham).

Halaman:

Editor: Rahmatullah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X